Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.

Sunday, December 20, 2009

Ammy C. Kurniawan dan Persiapan Konsernya


Di Bandung yang tercinta ini, ada seorang violinis. Violinis handal yang jam terbangnya sangat tinggi. Banyak orang mengenalnya, tapi juga barangkali banyak yang tidak. Karena ia, Ammy C. Kurniawan, lebih sering menjadi penyokong dan tulang punggung bagi musisi lainnya. Ia sering jadi additional player band-band ternama semisal Nidji, Hijau Daun, Mocca, dan She, tapi tentunya banyak publik yang lebih fokus pada band-band tersebut ketimbang dirinya. Tapi jika tahu band di Bandung yang bernama 4 Peniti, pasti dengan mudah mengenalnya. Pemain biola yang atraktif, yang dengan memejamkan mata berlenggak-lenggok tubuhnya mengikuti sayatan melodi sang biola.
Tapi lagi-lagi, sebentar lagi, ia kembali jadi tulang punggung. Ia tak mau lagi dikenal, ia memilih di belakang dan menyokong yang lain untuk tampil. Sekarang adalah murid-muridnya sendiri. 23 Desember nanti, ia yang mendirikan semacam lembaga pendidikan biola independen bernama Ammy Alternative Strings, akan mengadakan konser berjudul Let’s Play Violin. Acara diselenggarakan di CCF hari rabu ini, pukul 19.30-21.00. Alhamdulillah, KlabKlassik ikut ambil bagian. Berikut petikan wawancara dengan Ammy C. Kurniawan.

Ceritakan singkat awal mula Kang Ammy belajar biola.

Mulai belajar biola dari kelas 5 SD, tapi ketika SMP malah lebih mendalami gitar, baru ketika memasuki bangku SMA mulai mendalami biola lagi.

Soal Alternative Strings. Memang ada gitu? Apa yang Kang Ammy ketahui tentang Alternative Strings?

Di Amerika dan Eropa belakangan ini, terdapat kurikulum musik baru yang tengah melanda generasi mudanya, yakni Alternative Strings. Walaupun metode pelajaran tetap bersumber pada musik klasik yang merupakan dasar, tetapi Alternative Strings sebagai kurikulum baru membuka wawasan kita bahwa biola tidak hanya terpaku pada musik klasik, tetapi ada juga non klasik seperti blues, jazz, folk, rock dan tradisional atau yang lebih dikenal dengan world music. Bermain biola tidak lagi berdasarkan pada satu jenis musik tetapi memainkan sebuah musik itu sendiri, yang menuntut seorang pemainnya untuk menciptakan teknik baru dengan materi yang sudah ada. Kepekaan berimprovisasilah yang pada akhirnya akan berbicara dalam bermusik atau bermain biola.

Kenapa Kang Ammy memutuskan untuk mendalami Alternative Strings? Padahal mungkin belum seberapa populer dibanding fungsi string yang kebanyakan untuk musik klasik.

Karena menurut saya, kalau bermain musik itu harus dengan hati dan jiwa, alternative strings sesuai dengan jiwa saya, dengan alternative string saya bisa mendapatkan kebebasan bermusik dan bereksplorasi dengan permainan biola saya. Selain itu saya lebih sering memainkan musik dengan gaya seperti itu dalam kehidupan sehari-hari saya, kalau saya tampil di acara-acara atau kegiatan musik pun saya lebih banyak menampilkan musik-musik alternative bukan klasik.

Kang Ammy, apa saja yang Kang Ammy lakukan untuk menyosialisasikan Alternative Strings ini? Apakah memang iya perlu disosialisasikan, atau bisa untuk konsumsi pribadi saja?

Salah satunya dengan mendirikan Ammy Alternative String, sebagai wadah komunitas untuk belajar dan berkumpul. Selain itu dengan mengadakan home concert juga, workshop dan memperbanyak perform.

Kang Ammy, sepertinya tidak sedikit yang mengira Alternative Strings ini sebagai ajaran "sesat" hehe karena dianggap melenceng jauh dari kaidah-kaidah musik klasik. Bagaimana Kang Ammy menanggapi ini?

Kalau menurut saya pada dasarnya semua jenis musik di dunia ini baik dan tidak ada yang sesat, tergantung bagaimana musisi itu sendiri membawakannya, selama musik yang dibawakannya tidak merugikan orang lain.

Oke, terakhir, tanggal 23 ini Kang Ammy akan mengadakan konser Let's Play Violin yang merupakan cara Kang Ammy menyosialisasikan Alternative Strings. Jelaskan pada kami, kenapa sedemikian penting untuk menyaksikan konser tersebut?

Karena konser ini bertujuan untuk membuka wawasan bermusik terutama biola, bahwa di alternative string itu bermain biola tidak dipilah-pilah dalam genre musik tetapi lebih mengkaji teknik bahasa musik pelakunya. Dengan nonton konser ini mudah-mudahan orang akan lebih tertarik lagi terhadap biola, karena ternyata dengan biola pun segala jenis musik bisa dimainkan. Yang penting kan membuat orang tertarik dulu, suka dulu sama biolanya, kalau sudah menyukai biola, akan terasa lebih mudah untuk mempelajarinya. Nanti juga dia bisa memilih sendiri jenis musik apa yang lebih dia sukai, tidak dibatasi hanya pada satu jenis musik saja.

No comments: