Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.

Monday, December 21, 2009

Minggu Siang di Kediaman Afifa, Azisa dan Ilham


Hari itu hari Minggu, dan KK mendapati undangan. Undangan yang sebenarnya dari KK juga. Undangan yang berisi soal makan-makan. Makan-makan yang merupakan syukuran atas konser Ririungan Gitar Bandung (RGB) yang berlangsung tepat sebulan lalu, yakni tanggal 20 November. Makan-makan yang, tidak cuma itu, tapi juga merupakan syukuran atas ulang tahun keempat KlabKlassik. Yang sebetulnya jatuh pada tanggal 9 Desember, tapi tak apa-apa kan dirayakan terlambat?

KK berkumpul, di kediaman Afifa, Azisa, dan Ilham. Maksudnya, mereka semua bersaudara, sehingga bukan artinya kami datang ke tiga rumah. Janjinya pukul sepuluh siang, tapi kebanyakan baru datang menjelang jam dua belas, termasuk KK sendiri. Disana ada seluruh anggota RGB kecuali Hin Hin yang tidak bisa hadir karena istrinya tengah mengandung di bulan kesembilan. Kang Trisna pun sama, tapi ia tetap hadir, entah karena dirinya adalah ketua dan pemrakarsa acara ini, atau memang sangat rindu berkumpul. Yang lainnya ada Mas Yunus, Mas Tikno, Ina, Royke, Iyok, Bilawa, Kelvin dan Kevin.

Di jam yang dinanti, yakni jam dua belas. Kami semua berkumpul, di hadapan meja yang penuh makanan. Alhamdulillah ada spaghetti, ayam goreng, asparagus, dan kentang goreng. Membuat KK sulit berkonsentrasi ketika memberi sambutan, ”Paling berat adalah memberi sambutan menjelang makan-makan, karena pasti diharapkan ingin cepat selesai. Jadi kita langsung berdoa aja ya.” Demikian kami berdoa, dan setelah itu kami makan.

Setelah makan, diadakan semacam rapat, mengenai agenda klab tahun 2010. Diskusi berlangsung renyah penuh tawa, sama sekali tidak serius. Akhirnya diputuskan, bahwa di tahun 2010, ada dua konser gitar dan satu konser biola. Sisanya? Kami mencoba memperbanyak diskusi-diskusi serta usulan baru: kunjungan ke saung angklung Mang Udjo untuk memperlebar apresiasi. Agenda 2010 tersebut menyiratkan bahwa klab siap untuk ”memperpanjang umur” dan tidak merasa cepat puas atas apa yang sudah dialami empat tahun ini. Ketika makan-makan dimulai, kami bersyukur bahwa klab ”sudah” empat tahun. Tapi kala rapat, mendadak semuanya dimaknai bahwa klab ”baru” menginjak empat tahun, sehingga amat penting untuk terus berkarya. Bach Memberkati.

No comments: