Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.

Wednesday, June 09, 2010

Penampilan KlabKlassik di Rhapsodia Economica



Hari Jumat, tanggal 4 Juni kemarin, KlabKlassik mendapat undangan dari kampus UNPAD. Isinya adalah meramaikan acara Rhapsodia Economica, yang mana merupakan acara triwulanan dari kampus negeri itu, untuk mempersembahkan semacam acara musik klasik. KK kebetulan dapat kehormatan untuk mengisi edisi perdananya, bersama sekolah musik NADA. Jadi begini, KK diberi slot sekitar 35 menit, lalu bebas mengisinya dengan penampil siapa saja, selama masih sejalan dengan visi misi musik klasik.

Akhirnya KK memilih orang-orang yang memang rajin datang ke KK. Yakni di pembuka, ada Dicky Salam yang menampilkan Koyunbaba dalam format solo gitar, lalu Andrew Sudjana yang memainkan karya piano solo Haydn, lalu disambung Kelvin Budiman, solo gitar, lagunya It Might Be You. Setelah itu, mulailah format non-solo, mulai dari duet gitar-violin dari Yunus Suhendar dan Yusuf Thomas yang tampil membawakan Galih dan Ratna, lalu KlabKlassik String Trio yang diisi Afifa Ayu, Syarif Maulana, dan Azisa Noor. Nama terakhir kembali memainkan lagu klasik, yakni Air on G String dari J.S. Bach. Galih dan ratna memang sengaja disisipkan, karena panitia ternyata tidak klasik berat, bahkan barangkali masih bingung dengan defisini musik klasik itu sendiri. Awalnya malah KK disodori contoh songlist yang berkaitan dengan ABBA dan sejenisnya. Di akhir penampilan, KK menutup dengan suguhan Ririungan Gitar Bandung yang menampilkan dua karya The Beatles dan satu lagu penutup Pak Ketipak Ketipung. Bukan klasik? Kalau begitu katakan pada kami, apakah klasik itu? Karya musik dari Renaisans hingga Romantik? Teknik bermain atau format grup musik? Atau karya-karya lawas yang bukan berasal dari kekinian?

Ah, itu tak lagi penting sebenarnya. Yang penting, kata "Klasik" jadi tali penghubung silaturahim kita semua.
Justify Full

No comments: