Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.

Wednesday, June 27, 2012

KlabKlassik Edisi Bincang-Bincang: Mengenal Musik Ska

Minggu, 1 Juli 2012
Tobucil, Jl. Aceh no. 56
Pk. 15.00 - 17.00
Gratis dan Terbuka untuk Umum

Narasumber: Rahardianto


Salah satu genre musik yang sudah cukup familiar di telinga banyak orang. Sekitar akhir tahun 90an, ska mengalami booming luar biasa di Indonesia, kembali ke masa itu, ska bukan hanya menjadi konsumsi mereka yang berada pada zona subkultur, tetapi juga menjadi konsumsi mainstream sebagaimana boyband/girlband saat ini.

Sebagaimana musik yang laku secara musiman (baca: trend), ska pun punah di tahun kedua eksistensi mereka di media elektronik lokal. Tidak sedikit yang menyebut bahwa musik ini hanyalah sekedar musik musiman, yang bahkan hingga detik ini, hamper tidak pernah lagi terdengar gaungnya. Lalu benarkah ska hanyalah sebuah genre musiman? Untuk di Indonesia, fenomenanya memang demikian. Hal yang berbeda adalah ketika melihat ke akar kemunculannya, Ska bukanlah genre musik tahun 90an, gelombang pertamanya sudah muncul sejak akhir 1950an di Jamaica, bahkan sebelum kemunculan Reggae.

Dalam perkembangannya, ska telah banyak berevolusi bahkan hingga bentuk yang sama sekali berbeda dengan embrio nya. Perkawinan silang sebagai proses akulturasi dengan genre musik lain pun telah dilakukan sepanjang perjalanannya, yang melahirkan belasan bentuk baru, lengkap dari yang masih membawa gen nenek moyangnya hingga yang terdengar sebagai sebuah genre musik yang sama sekali baru.


No comments: