Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.

Friday, July 27, 2012

KlabKlassik Edisi Playlist #15: Inspiration vs Plagiarism

Minggu, 29 Juli 2012
Pk. 15.00 - 17.00
Tobucil, Jl. Aceh no. 56
Gratis dan Terbuka untuk Umum

> Latar Belakang Edisi Kali Ini

Plagiarisme secara sederhana dapat didefinisikan sebagai tindakan mengambil hasil karya orang lain dan menyatakannya sebagai karya pribadi. Secara hukum, plagiarisme termasuk pelanggaran hak cipta. Terkait dengan musik, ada dua aspek yang bisa ditelaah lebih lanjut yaitu aspek musikal (melodi, motif) dan aspek sampling (hasil rekaman yang dipakai ulang). Tidak hanya tentang keseluruhan lagu, tetapi juga bagian-bagian kecil di dalamnya.

Sangat banyak kasus tuduh-menuduh plagiarisme dalam musik kita dengar. Biasanya, pembelaan pertama yang dikemukakan adalah: inspirasi. Apakah ini membuat proses pencarian inspirasi menjadi salah? Pada saat seorang komposer ditanya dari mana ia mendapatkan inspirasi, seringkali jawabannya adalah dari musisi lain. Bahkan terkadang pengaruh dari musik lain datang menyelinap tanpa disadari. Tentu inspirasi bukanlah sebuah kesalahan. Sayangnya, batas antara inspirasi dan plagiarisme seringkali rancu.

Bagaimana kita mengkritisinya?

Khusus pada edisi kali ini, bawalah dua lagu yang menurut anda mirip. Apakah itu plagiarisme, atau inspirasi, atau apapun istilahnya, akan kita bahas bersama!

> Tentang Edisi Playlist

Edisi Playlist bertujuan untuk melatih apresiasi. Memberi pengetahuan tentang keberbedaan selera yang berkembang di masing-masing persona, dan bagaimana cara menghargainya. Terlebih ketika hari ini musik sudah jarang sekali diperlakukan sebagai "musik an sich". Musik sekarang kita dengar sebagai latar belakang, mulai dari berbelanja di mal, menonton televisi, hingga menyetir di mobil. Mari kita duduk, menghargai musik sebagai musik, didengarkan dalam entitasnya yang sejati.

> Tatacara

Peserta kumpul-kumpul berpartisipasi dengan cara membawa dua lagu (tidak harus klasik loh!) dalam flashdisk untuk diputar dan diapresiasi bersama-sama. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.

No comments: